Program Lompatan Kreatif UNS: Berbisnis bagi Akademisi

Selasa (7/9) lalu, Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) mengadakan acara bertajuk “Science Spin-Off Workshop 2021”. Acara tersebut bertujuan untuk mengakselerasi produk hasil penelitian para dosen Fakultas Pertanian yang nantinya akan dikembangkan menjadi bisnis komersil.


Bertempat di Hotel UNS Inn yang terletak di Jalan Ir. Sutami Nomor 36 A, Jebres, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, acara diadakan selama lima jam lebih. Acara dimulai pukul 9.00 WIB dan dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian, Prod. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si., IPM, ASEANEng.


Sebagai perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH), UNS memang memiliki kewajiban untuk terus berinovasi dalam melakukan penelitian. Kali ini, pihak UNS ingin membuktikan bahwa dosen yang merupakan seorang akademisi mampu melakukan produksi yang bisa dikomersialisasikan dari hasil penelitian.


Berbisnis tidak bisa sembarangan. Sebagai pertimbangan dan memberikan masukan kepada para dosen, pihak UNS mengundang Agung Nugroho selaku Ultra Executive Officer dan Bonnie Susilo selaku Ultra Marketing Officer menjadi mentor.


Mentor memberikan masukan dan saran untuk ide-ide bisnis para dosen sehingga produk/jasa yang ditawarkan bisa dikembangkan dengan baik dan sesuai dengan pasar yang harus mereka tuju.


Terdapat 16 penelitian dari para dosen. Masing-masing penelitian mengembangkan produk/jasa berbeda yang mereka tawarkan untuk dikembangkan menjadi bisnis komersil. Beberapa penelitian tersebut bahkan sudah berkembang menjadi bisnis yang berjalan dan terpasarkan dengan baik.


Ide-ide bisnis tersebut unik-unik dan menarik, mulai dari Benih pisang hasil kultur jaringan yang dikembangkan oleh Prof. Dr. Ir. Samanhudi. Nantinya, benih tersebut akan dijual dengan harga minimal Rp10.000,00 per bibit.


Ide bisnis lainnya adalah telur asin rendah sodium, biochar limbah indigofera tinctoria, biochar serat aren, forest dew varian patchouli oil, madu trigona, minuman bubuk cokelat probiotik kaya serat, single origin chocolate, beras organik, pupuk rojokoyo, perill-mix, konsentrat om36a ruminansia, non-halal DNA detection kit, happy my bunny, hingga lima sekawan.


Lima sekawan nantinya akan menjual pupuk kompos dengan harga yang lebih murah, tetapi kualitas lebih baik dibanding kompos biasanya karena kandungan nitrat lebih tinggi. Harga per kilogram hanya Rp1.000,00.




Masing-masing ide bisnis tersebut mendapatkan waktu selama lima belas menit untuk dimentori oleh Agung Nugroho dan Bonnie Susilo secara tatap muka. Mentoring berisi saran untuk membuat ide bisnis tersebut tidak hanya berhenti hanya berupa ide, tetapi juga action bisnis selanjutnya sehingga bisa berkembang menjadi produk/jasa komersil dengan tingkat penjualan yang tinggi.


Meskipun diadakan secara luring, seluruh kegiatan memenuhi standar protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah.


“Science Spin-Off Workshop 2021” ini merupakan salah satu dari rangkaian acara “Program Lompatan Kreatif UNS Tahun 2021” yang akan bermuara di tahap Demoday pada 8 November 2021 mendatang.


Ditulis oleh Nisa Maulan Shofa